Teladan Nabi
Jejak Dakwah Nabi Harun: Kesetiaan dan Lisan yang Tajam
Cholis Anwar
Selasa, 10 Maret 2026 19:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Nabi Harun dititipkan amanah besar untuk menjaga akidah Bani Israil. Namun, di bawah pengaruh hasutan Samiri, kaum tersebut goyah dan mulai menyembah patung anak lembu emas.
Meskipun Harun telah berusaha keras memperingatkan mereka, kekerasan kepala Bani Israil hampir merenggut nyawanya.
Sekembalinya Nabi Musa, kemarahan sempat tertuju pada Harun, namun kejujuran dan ketulusan Harun dalam menjelaskan situasi membuat Musa luluh.
Peristiwa ini diakhiri dengan doa syahdu yang dipanjatkan Musa untuk memohon ampunan bagi dirinya dan saudaranya.
Selain kefasihan lisan, Allah SWT membekali Nabi Harun dengan mukjizat fisik sebagai bukti legitimasinya sebagai pemimpin.
Pertama, tongkat yang berbunga. Saat terjadi perselisihan mengenai kepemimpinan di antara suku-suku Bani Israil, Allah memerintahkan peletakan tongkat di tempat suci.
Hanya tongkat Harun yang secara ajaib bertunas dan berbunga, menandakan pilihan ilahi atas dirinya.
Kedua Kitab Taurat. Bersama Musa, ia dianugerahi Al-Furqan (pembeda hak dan batil) serta penerangan bagi orang-orang yang bertakwa.
Wafat...



