Nabi Daud: Sosok Raja Bersahaja yang Melunakkan Besi dan Hati Manusia
Cholis Anwar
Jumat, 13 Maret 2026 15:54:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hebatnya, meski menguasai perbendaharaan kerajaan, Nabi Daud tidak pernah memakan harta kecuali dari hasil keringatnya sendiri.
Beliau menjual baju besi buatannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sebuah etos kerja yang menjadi inspirasi bagi setiap Muslim untuk tidak bergantung pada pemberian orang lain.
Nabi Daud AS juga dikenal melalui ibadahnya yang konsisten. Hingga kini, umat Islam mengenal ”Puasa Daud”, yakni pola puasa satu hari dan berbuka satu hari secara bergantian, yang disebut sebagai puasa yang paling dicintai Allah.
Selain itu, Nabi Daud dianugerahi suara yang keindahannya tak tertandingi. Saat beliau melantunkan ayat-ayat Zabur dan bertasbih, alam semesta seolah terpukau.
Burung-burung berhenti terbang di angkasa dan gunung-gunung pun ikut bersahut-sahutan memuji keagungan Tuhan bersama beliau. Tutur katanya yang sopan dan lembut mampu melunakkan hati manusia yang sekeras batu.
Sebagai khalifah di bumi, Nabi Daud dikenal sangat adil dalam memutus perkara. Beliau membagi waktunya dengan manajemen yang sangat rapi.
Waktu Ibadah beliau melakukan dengan khusus untuk bermunajat kepada Tuhan. Waktu berpikir dilakukan untuk merenung dan mencari hikmah. Pada saat bermasyarakat, beliau mendengarkan dan menyelesaikan masalah rakyat.
Terdapat perbedaan riwayat mengenai usia beliau. Sumber hadits menyebutkan Nabi Daud wafat pada usia 100 tahun, setelah sebelumnya Nabi Adam AS memberikan 40 tahun jatah umurnya kepada Daud. Sementara sumber lain menyebutkan beliau wafat pada usia 70 tahun.
Wafat...



