Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Ekonomi atensi dan keterpecahan kesadaran

Yang sering luput disadari, arus informasi tidak datang secara netral. Banyak platform bekerja dengan logika perhatian sebagai sumber daya yang dapat diekstraksi, diukur, lalu diubah menjadi nilai ekonomi.

Notifikasi yang tampak sepele sesungguhnya adalah perangkat desain yang sengaja dipakai untuk menarik pengguna kembali, memperpanjang waktu tinggal, dan menciptakan kebiasaan memeriksa layar secara repetitif.

Karena itu notifikasi bekerja seperti ketukan kecil yang menuntut respons cepat. Kita diajak bereaksi sebelum sempat menimbang, seolah jeda adalah kemewahan.

Lompatan dari satu kabar ke kabar lain membuat pikiran jarang selesai dalam satu tarikan napas, sementara emosi mudah tersulut oleh judul yang sengaja dibuat tajam. Perebutan perhatian ini sering berlangsung senyap, dan medan paling dekatnya ada di saku kita sendiri.

Dalam praktik sehari-hari, seseorang bisa berpindah dari percakapan keluarga ke wacana politik, dari humor singkat ke berita bencana, lalu ke promosi belanja, dalam rentang menit yang sama.

Perpindahan yang terlalu cepat menimbulkan kelelahan kognitif yang sukar dideteksi, karena ia tidak selalu terasa sebagai sakit, tetapi sebagai kabut yang menumpuk pelan pelan.

Pikiran menjadi lebih dangkal, kesabaran menipis, dan kemampuan mendengarkan orang lain melemah. Pada level relasi, percakapan mudah menjadi singkat dan reaktif, sebab kita menjawab pesan sambil membaca kabar, membaca kabar sambil menimbang komentar, lalu kembali mengejar potongan lain.

Yang terjadi adalah fragmentasi kesadaran, perhatian tersebar ke banyak arah, tetapi tidak benar-benar hadir di mana pun.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Religi Terkini

Terpopuler