Kisah Nabi Zulkifli, Raja yang Sabar Penerus Nabi Ilyasa
Zulkifli Fahmi
Selasa, 29 April 2025 16:29:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Belakangan ini ramai beredar narasi makam Nabi Zulkifli di bawah Tembok Besar China.
Namun, setelah ditelusuri kabar tersebut belum dipastikan hoaks karena tak ada konfirmasi dari pihak berwenang setempat dan video yang beredar dibuat menggunakan teknologi AI.
Nabi Zulkifli sendiri diperkirakan hidup sekitar tahun 1500-1425 sebelum masehi (SM). Beliau diutus menjadi nabi pada tahun 1460 SM.
Sebelum diutus menjadi nabi, Nabi Zulkifli AS memiliki nama asli Basyar. Ia merupakan keturunan dari Nabi Ayyub AS.
Mengutip dari buku kisah 25 Nabi dan Rasul, dahulu kala di negeri bani Israel, terdapat sayembara dari raja bernama Ilyasa atau Nabi Ilyasa sudah tak berdaya karena lanjut usia mencari penerusnya.
Kala itu, sang raja di negeri itu memberikan syarat, calon raja harus bias berpuasa di siang hari, beribadah di malam hari, serta mampu menahan amarah dengan kesabarannya.
Basyar muda kemudian menerima sayembara itu dan memenangkannya. Ia kemudian diangkat menjadi raja di negeri itu.
Namanya kemudian berganti menjadi Zulkifli untuk memimpin negeri tersebut serta menyebarkan perintahnya. Nabi Zulkifli memimpin negeri itu dengan sangat amanah.
Digoda Iblis...



