Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu kondisi yang biasa dialami banyak orang adalah menderita kerugian dalam urusan jual beli atau berdagang. Hal ini sebenarnya lazim terjadi dalam dunia usaha.

Meski demikian, ada sebagian orang yang merasa sedih berlebihan hingga putus asa ketika mengalami kerugian dalam berdagang ini. Terlebih, jika kerugian yang dialami itu nilainya sangat besar.

Baca juga: Doa Memohon Rezeki Jelang Pensiun Lengkap dengan Terjemah dan Transliterasinya

Nah, jika Ada mengalami kondisi seperti ini sebaiknya jangan larut dalam kesedihan apalagi sampai putus saja. Saat berada dalam kondisi ini, kita disarankan untuk berdoa meminta kemudahan kepada Allah SWT.

Berikut doa saat mengalami kerugiaan dalam berdagang seperti dilansir dari laman NU Online Jatim, Senin (20/2/2023).

عَسَى رَبُّنَا أَنْ يُبْدِلَنَا خَيْرًا مِنْهَا إِنَّا إِلَى رَبِّنَا رَاغِبُونَ


Asā rabbuna an yubdilanā khayran minhā, innā ilā rabbinā rāghibūna. (Surat Al-Qalam ayat 32).

Artinya: ”Semoga Tuhan memberikan ganti untuk kami dengan yang lebih baik dari yang ini. Sungguh kami mengharapkan (ampunan) kepada Tuhan kami.” (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz I, halaman 408).Sayyid Muhammad Az-Zabidi dalam Kitab Ithafus Sadatil Muttaqin (Syarah Ihya Ulumiddin) mengatakan, doa ini disebutkan oleh penulis Kitab Qutul Qulub Syekh Abu Thalib Al-Makki. (Az-Zabidi, Ithaf, [Beirut, Muassasatut Tarikh Al-Arabi: 1994 M/1414 H], juz V, halaman 103)Doa ini mengisyaratkan kepada kita yang merugi untuk tidak pesimis. Doa ini membangun optimisme dan harapan kita untuk kembali lagi melakukan aktivitas berjualan atau berdagang. Wallahu a’lam.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: jatim.nu.or.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Religi Terkini

Terpopuler