Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Saat ini kita tengah berada di bulan Zulkaidah. Bulan Zulkaidah merupakan bulan ke-11 dalam kalender Hijriah atau penanggalan Islam.

Zulkaidah masuk asyhurul hurum atau bulan yang diharamkan untuk berbuat maksiat, kerusakan maupun pembunuhan.

Bulan Zulkaidah merupakan satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT selain Zulhijah, Muharam dan Rajab. Ada banyak amalan ibadah di bulan Zulkaidah yang pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Melansir dari NU Online, bulan Zulkaidah merupakan bulan suci yang sangat dimuliakan oleh Allah. Tentunya, umat Islam harus semakin giat dan semangat dalam melakukan ketaatan dan kebaikan di bulan yang sangat mulia ini.

Sebab, bulan Zulkaidah merupakan bulan pertama dari empat bulan haram, di mana jika melakukan ketaatan dan kemaksiatan akan dilipatgandakan balasannya. Oleh karenanya, kemuliaan bulan yang satu ini harus benar-benar dijaga oleh umat Islam.

Selain menjadi bagian dari bulan haram, bulan ini merupakan awal untuk menyongsong salah satu ibadah yang sangat mulia dalam Islam, yaitu melaksanakan rukun Islam terakhir berupa ibadah haji di bulan Zulhijah.

Tidak hanya itu, keagungan bulan ini diabadikan oleh Allah dalam Al-Qur’an, sebagai bukti bahwa kemuliaannya juga melebihi bulan-bulan lain pada umumnya. Allah berfirman dalam Al-Qur’an, yaitu:

 إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُواْ فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya: ”Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu,” (At-Taubah ayat 36).

Bulan Haram...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Religi Terkini

Terpopuler