Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Dalam deretan nabi dan rasul yang diutus Allah SWT, Nabi Isa AS menempati kedudukan yang sangat istimewa.

Beliau adalah nabi bagi kaum Bani Israil di Palestina yang menyandang gelar Ulul Azmi, yakni golongan rasul yang memiliki ketabahan luar biasa dalam menghadapi ujian dakwah.

Dikenal dengan sebutan Al-Masih dan Ruhullah, Nabi Isa AS merupakan simbol keajaiban kekuasaan Allah yang menciptakan manusia melalui kalimat ”Kun Fayakun”.

Kisah Nabi Isa bermula dari sang ibunda, Maryam binti Imran, seorang wanita suci yang tumbuh dalam asuhan Nabi Zakaria AS.

Keajaiban terjadi saat Malaikat Jibril mendatangi Maryam dan membawa kabar bahwa ia akan mengandung seorang putra tanpa melalui hubungan manusiawi.

Proses persalinan berlangsung di Baitullaham (Bethlehem), sekitar tahun 6 hingga 4 SM. Di tengah rasa sakit yang hebat saat melahirkan, Allah SWT memberikan kemudahan bagi Maryam berupa buah kurma segar dan aliran air sungai di bawahnya untuk dikonsumsi.

Kehamilan dan kelahiran ini merupakan mukjizat murni yang membuktikan bahwa segala sesuatu mungkin terjadi atas kehendak-Nya.

Sebagai bukti kebenaran kenabiannya, Allah SWT membekali Nabi Isa dengan berbagai mukjizat yang melampaui akal manusia.

Bicara sejak bayi...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Religi Terkini

Terpopuler