Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Makkah – Fase pergerakan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjadi puncak sekaligus momentum paling krusial dalam rangkaian ibadah haji 2026.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2026 yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, fase Armuzna dijadwalkan bakal dimulai pada Senin, 25 Mei 2026 mendatang.

Pada hari tersebut, seluruh jemaah akan diberangkatkan secara bergelombang dari pemondokan di Makkah menuju Padang Arafah.

Jemaah sama sekali tidak perlu membawa koper kecil saat menuju Armuzna. Sebagai gantinya, jemaah hanya diperbolehkan membawa dua jenis tas, yaitu satu tas ransel khusus Armuzna dan satu tas selempang kecil untuk mempermudah pergerakan.

Tas selempang kecil difungsikan untuk menyimpan dokumen serta barang-barang darurat berukuran ringkas yang wajib diakses secara cepat oleh jemaah haji setiap saat.

Barang-barang yang direkomendasikan masuk ke dalam tas selempang ini meliputi:

  • Telepon genggam (handphone) sebagai alat komunikasi utama.
  • Dompet berisi uang tunai secukupnya.
  • Kartu identitas haji yang wajib selalu melekat di badan.
  • Masker.
  • Tisu
  • Obat-obatan pribadi
  • Botol semprotan air untuk menyegarkan wajah.

Tas Ransel...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News